17 Jumadilawal 1448 H·28 Okt 2026·6:50 PM(Waktu Madinah)

Panduan Wisata Lengkap ke Madinah, Arab Saudi
Jelajahi Arab Saudi

Panduan Wisata Lengkap ke Madinah, Arab Saudi

Dipublikasikan pada 14 menit baca

Oleh MedinaHotels.co

Destinasi
tanggal
Tamu 1 kamar, 2 dewasa, 0 anak
CARI

Anda beruntung mendapat kesempatan untuk bepergian ke Madinah, karena kota Nabi Muhammad SAW ini merupakan anugerah penuh rahmat bagi setiap orang yang mengunjunginya. Tempat peristirahatan terakhir Nabi Muhammad SAW berada di Masjid Nabawi, situs paling suci kedua dalam Islam. Ibu kota Provinsi Madinah ini dulunya merupakan kota kecil yang tandus, tetapi kini berseri dan dipenuhi suasana yang semarak.

Saat menyusuri jalan-jalan Madinah, Anda akan menemukan pasar-pasar modern yang dipenuhi kafe dan restoran dengan beragam hidangan lezat. Namun, akar budaya kota ini tetap tertanam kuat, sebagaimana terdengar dari gema azan (seruan untuk salat).

Dalam panduan ini, Anda akan mengenal lebih jauh kota Madinah. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di sini, termasuk mengunjungi tempat-tempat yang memiliki nilai budaya, berbelanja, dan menikmati beragam hiburan. Mari jelajahi semuanya!

Masjid Nabawi3QubaQuba8Masjid NabawiMasjid Nabawi11Jalur Pejalan Kaki QubaJalur Pejalan Kaki Quba22Aliat Mall – KinanAliat Mall – Kinan23Al Rashid Mega MallAl Rashid Mega Mall32Al Rashid Mega Mall – Bio…Al Rashid Mega Mall – Bioskop & Area Bermain34Wadi E Jinn (Lembah Jin)Wadi E Jinn (Lembah Jin)
  1. 3Quba
  2. 8Masjid Nabawi
  3. 11Jalur Pejalan Kaki Quba
  4. 22Aliat Mall – Kinan
  5. 23Al Rashid Mega Mall
  6. 32Al Rashid Mega Mall – Bioskop & Area Bermain
  7. 34Wadi E Jinn (Lembah Jin)
Pengenalan tentang Madinah

Pengenalan tentang Madinah

Madinah, kota suci di Arab Saudi, terletak di wilayah barat Hijaz, Provinsi Madinah. Kota ini juga dikenal sebagai “Tayyaba,” yang berarti Yang Murni, dan “Madinah Al Munawwara,” yang berarti Kota yang Bercahaya.

Pada masa lalu, sebelum Hijrah Nabi Muhammad SAW, kota ini dikenal dengan nama Yatsrib. Nabi Muhammad SAW kemudian mengganti namanya menjadi Madinah, yang mencerminkan makna yang lebih diberkahi dan mulia.

Di kota ini terdapat 3 masjid terkenal dalam Islam—Masjid Nabawi, Masjid Qiblatain, dan Masjid Quba—yang memiliki nilai keagamaan karena merupakan masjid pertama dalam Islam yang dibangun sendiri oleh Nabi Muhammad SAW.

 Kawasan

 Kawasan

Saat menjelajahi kawasan di sekitar Masjid Nabawi yang hanya berjarak beberapa menit, Anda akan segera merasakan suasana Madinah yang hangat dan ramah. Setelah pulang berjalan kaki dari salat, Anda akan mudah menjelajahi lingkungan sekitar dengan menyusuri jalan-jalan dan gang-gang kota.

Dari kawasan bersejarah hingga distrik modern, Madinah menawarkan perpaduan kaya antara tradisi dan kehidupan masyarakat yang semarak. Mari kita lihat lebih dekat beberapa kawasan paling terkenal di Madinah dan keistimewaan masing-masing!

Quba

Quba

3.1 km dari Al Masjid an Nabawi

Petunjuk arah

Nama kawasan ini merujuk pada masjid yang dibangun di sini oleh Nabi Muhammad SAW, Masjid Quba Madinah. Pengunjung sering menyempatkan diri mengunjungi tempat ini saat datang ke Madinah sebelum melanjutkan perjalanan, meskipun hal tersebut tidak wajib dilakukan semua orang.

Quba adalah tempat yang menawarkan ketenangan, jauh dari hiruk-pikuk kota Madinah. Sistem transportasinya memudahkan perjalanan antarkawasan dan interaksi yang bermakna. Pohon-pohon kurma yang tinggi menghadirkan suasana damai di kawasan ini. Keluarga datang mengunjungi kafe untuk menikmati hidangan lokal, sementara anak-anak menyukai air mancur yang memercikkan air dengan riang.

Al Haram

Al Haram

Berada di jantung kota, Al-Haram menyediakan ruang yang sangat dihormati bagi Masjid Nabawi yang agung. Pemandangan kubah hijau dan menara putih yang memukau mencerminkan kemakmuran, kedamaian, dan kesucian.

Kawasan ini juga dikenal sebagai tempat peristirahatan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dekat beliau, Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu dan Sayyidina Umar bin al-Khattab radhiyallahu 'anhu, di antara kubah-kubah berwarna perak di sekitarnya.

Tempat ini merupakan pusat kegiatan yang ramai, dipenuhi pejalan kaki yang santun dan pengunjung yang antusias. Mereka biasanya mengikuti cahaya toko-toko untuk membeli suvenir dan kenang-kenangan. Jalan-jalannya juga dipenuhi aroma sedap hidangan yang disajikan di restoran dan gerai makanan.

Al Uyun

Al Uyun

Di bagian utara kota, kawasan permukiman Al Uyun menarik perhatian mereka yang mencari ketenangan. Jauh dari tempat-tempat wisata di pusat kota, kawasan ini memberikan gambaran tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Madinah. Beberapa taman menawarkan suasana yang menyejukkan mata, sementara kafe-kafenya mendapat ulasan baik dan pasarnya memenuhi kebutuhan warga setempat.

Al Rayah

Al Rayah

Kota tetangga Madinah, Al Rayah, menampilkan kehidupan kota yang semarak. Warga di sini senang berbelanja berbagai pilihan abaya, busana bergaya Saudi, dan perhiasan unik. Al Rayah terkenal dengan mal Al Noor dan Al Qarrat, yang memiliki banyak toko dan butik mewah.

Pusat ini menarik para pencinta kuliner yang ingin mencicipi hidangan khas Timur Tengah, mulai dari falafel renyah dan shawarma yang juicy hingga hidangan panggang Turki yang istimewa.

Tempat Wisata Unggulan

Memiliki arti penting bagi bangsa Arab dan umat Islam di seluruh dunia, Madinah adalah kota yang menyambut jutaan pengunjung sepanjang tahun. Infrastruktur kota yang terus berkembang dan modern, serta globalisasi, menjadikannya destinasi wisata unggulan yang layak dikunjungi.

Masjid Nabawi

Masjid Nabawi

Area masjid hanya terbuka bagi umat Islam karena kesuciannya. Non-Muslim dapat mengaguminya dari area luar, tetapi tidak diizinkan masuk ke halaman atau masjid. Masjid Nabawi menjadi bukti kemegahan konstruksi Arab Saudi, dengan kubah-kubah yang dihiasi ayat-ayat Al-Qur’an berukir atau bercat dengan indah. Kubah Hijau yang ikonis merupakan lambang kedamaian dan ketenteraman spiritual bagi jutaan umat Islam.

Di sinilah Raudhah Nabi Muhammad SAW berada, yang dahulu merupakan kamar Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha. Mihrab (tempat imam berdiri menghadap kiblat untuk memimpin salat) terdapat di berbagai bagian dalam masjid.

Tempat Nabi Muhammad SAW dahulu menunaikan salat berada di samping Raudhah beliau; kini imam menunaikan salat di sana. Tempat ini juga dikenal sebagai Hujrah Mubarakah Nabi, tempat beliau dimakamkan bersama para sahabatnya, Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu dan Sayyidina Umar bin al-Khattab radhiyallahu 'anhu.

Masjid ini dihiasi sekitar 2.000 lampu gantung dan menjadi tempat pertama di Arab yang dipasangi lampu listrik. Masjid ini memiliki lebih dari 1.000 pengeras suara yang menyiarkan azan hingga terdengar sejauh 10 kilometer di kota.

Sekitar 4,5 juta pengunjung datang ke sini setiap tahun. Kanopi otomatis sebanyak 262 buah yang terbuka dan tertutup dengan memukau memberikan naungan bagi pengunjung dari teriknya matahari, sementara semprotan kabut di sekitar halaman membantu menurunkan suhu selama musim panas.

Jannatul Baqi

Jannatul Baqi

Jannatul Baqi adalah pemakaman kuno yang pada masa Nabi Muhammad SAW terletak di pinggiran Madinah. Kini, pemakaman ini berada di jantung kota, tepat di sebelah tenggara Masjid Nabawi, dan mencakup area seluas sekitar 180.000 meter persegi.. Pemakaman ini biasanya dapat dikunjungi pada pagi hari dan setelah salat Asar, meskipun waktunya dapat berbeda-beda tergantung hari dan jumlah pengunjung.

Gunung Uhud

Gunung Uhud

Gunung Uhud dinamai demikian karena berdiri terpisah di antara rangkaian pegunungan lain di kawasan ini. Berjarak 4 km dari Masjid Nabawi, gunung ini dimuliakan dan dicintai Nabi Muhammad SAW serta memiliki arti penting karena menjadi lokasi Perang Uhud.

Dalam perang ini, 70 sahabat Nabi Muhammad SAW gugur sebagai syuhada, termasuk Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib radhiyallahu 'anhu, pemimpin para syuhada. Di sini terdapat pemakaman tempat peristirahatan seluruh syuhada.0

Jalur Pejalan Kaki Quba

Jalur Pejalan Kaki Quba

3.1 km dari Al Masjid an Nabawi

Petunjuk arah

Jalur pejalan kaki modern yang dihias indah ini membentang menyusuri jalan dari Masjid Nabawi hingga Masjid Quba, sehingga mendapatkan namanya. Beberapa bagiannya ditata sebagai taman, tempat orang-orang dapat berjalan-jalan pada malam hari bersama anak-anak. Di sepanjang jalur ini terdapat banyak toko suvenir, restoran, dan kafe yang dapat disinggahi pengunjung untuk bersantai.

Pengalaman Budaya

Pengalaman Budaya

Berkat sejarah Islam dan warisan budayanya yang kaya, Madinah menawarkan kesempatan unik bagi pengunjung untuk mengenal tradisi yang telah mengakar kuat. Kota ini memiliki banyak situs bersejarah penting yang mencerminkan perjalanan spiritual Islam. Landmark dan kisah-kisah ini menjadikan Madinah bukan sekadar tempat untuk dikunjungi, melainkan destinasi untuk merasakan pengalaman yang bermakna—tempat iman, sejarah, dan suasana berpadu dengan istimewa.

Masjid Qiblatain

Masjid Qiblatain

Masjid al-Qiblatayn, yang berarti "Masjid Dua Kiblat," adalah situs penting secara budaya dan sejarah di Madinah. Dibangun pada tahun ke-2 setelah Hijrah dan dikaitkan dengan Sayyidina Sawad bin Ghanam radhiyallahu 'anhu, masjid ini memiliki nilai sejarah karena di sinilah arah kiblat, atau arah salat umat Islam, diubah atas perintah Allah dari Yerusalem (Masjid al-Aqsa) ke Makkah (Masjid al-Haram).

Peristiwa ini terjadi ketika Nabi Muhammad SAW memimpin salat Zuhur, setelah menerima wahyu dari Allah (Al-Qur'an 2:144). Masjid ini memiliki 2 menara dan dahulu secara jelas menandai 2 arah kiblat, meskipun bangunannya telah direnovasi.

Masjid ini dapat menampung sekitar 2.000 jemaah, dan banyak peziarah yang berkunjung ke Madinah menyempatkan diri untuk singgah dan merenungkan peristiwa penting dalam sejarah Islam ini.

Tujuh Masjid

Tujuh Masjid

Juga dikenal sebagai Masjid al-Sab’ah, atau “Tujuh Masjid,” kompleks bersejarah di Madinah ini menandai lokasi Perang Khandaq (Perang Parit) yang menentukan.

Terletak di dekat Gunung Sela, lokasi ini secara tradisional diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW dan para sahabat memantau jalannya pertempuran. Awalnya, kompleks ini terdiri dari 7 masjid kecil, yang masing-masing dinamai secara simbolis berdasarkan tokoh penting yang terlibat dalam pertahanan Madinah:

  • Masjid al-Fath, tempat Nabi Muhammad SAW dikatakan berdoa memohon kemenangan,
  • Masjid Sayyidina Salman al-Farsi radhiyallahu 'anhu, untuk mengenang sahabat yang mengusulkan strategi parit,
  • Masjid Sayyidina Abu Bakr radhiyallahu 'anhu,
  • Masjid Sayyidina Umar ibn al-Khattab radhiyallahu 'anhu,
  • Masjid Sayyidina Ali ibn Abi Talib radhiyallahu 'anhu, dan
  • Masjid Sayyidah Fatimah al-Zahra radhiyallahu 'anha.

Dalam beberapa tahun terakhir, 3 di antaranya — Masjid al-Fath, Masjid Sayyidina Salman al-Farsi radhiyallahu 'anhu, dan Masjid Sayyidina Abu Bakr radhiyallahu 'anhu — digabung menjadi satu masjid yang lebih besar sebagai bagian dari proyek restorasi.

Meski sederhana, situs ini tetap menjadi landmark spiritual dan sejarah yang bermakna, menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk lebih memahami perjuangan awal dan persatuan umat Islam.

Kompleks Raja Fahd rahimahullah untuk Percetakan Al-Qur'an Suci

Kompleks Raja Fahd rahimahullah untuk Percetakan Al-Qur'an Suci

Kompleks ini didedikasikan oleh Kerajaan Arab Saudi dan bertanggung jawab atas penerbitan serta keaslian teks Al-Qur'an dalam bentuk mushaf, format digital, publikasi elektronik, dan rekaman audio. Kompleks ini telah mencetak lebih dari 350 juta mushaf Al-Qur'an, menerjemahkannya ke dalam 70 bahasa, dan menghasilkan lebih dari 250 edisi.

Pameran dan Museum Internasional Sirah Nabi dan Peradaban Islam

Pameran dan Museum Internasional Sirah Nabi dan Peradaban Islam

Terletak di sebelah selatan Masjid Nabawi, museum ini dirancang secara inovatif untuk menyajikan sejarah dan arti penting kehidupan Nabi Muhammad SAW serta para rasul Allah lainnya. Museum ini juga menampilkan monumen Islam dan memberikan pengetahuan tentang prinsip-prinsip Islam melalui presentasi imersif.

Museum Madinah (Museum Kereta Api Hijaz)

Museum Madinah (Museum Kereta Api Hijaz)

Bangunan ini pernah menjadi stasiun kereta api pada 1908, lalu dialihfungsikan menjadi museum kereta api pada 1983. Hampir 2.000 artefak berbeda dipamerkan di sini untuk menggambarkan ciri budaya dan geografis. Museum ini menampilkan koleksi unik foto-foto lama Madinah dan memberikan gambaran tentang masa lalu. Lokasinya berada di stasiun terakhir Jalur Kereta Api Hijaz, dekat Masjid Anbariya, Madinah.

Aktivitas Luar Ruangan

Madinah memiliki banyak tempat wisata luar ruangan yang memukau dan cocok untuk melepas penat. Anda dapat menjelajahi situs bersejarah, menikmati pemandangan indah, atau bersantai di salah satu taman kota yang asri. Selalu ada kegiatan dan pemandangan menarik untuk dinikmati di kota yang semarak ini

Perjalanan Nabi Menuju Perang Badar yang Agung

Perjalanan Nabi Menuju Perang Badar yang Agung

Susuri jejak sejarah dalam pengalaman berpemandu yang mengikuti langkah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya saat berangkat menuju Perang Badar yang bersejarah, peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada 624 M melawan kaum Quraisy Makkah.

Tur imersif ini dimulai dari Masjid Sakiya dan mencakup perjalanan naik unta, sehingga pengunjung dapat terhubung secara fisik dan spiritual dengan rute yang ditempuh umat Islam pada masa awal.

Sepanjang perjalanan, Anda akan mengunjungi berbagai landmark penting, termasuk:

  • Lokasi pertama kali pasukan Muslim berkemah,
  • Tempat terjadinya syahid pertama dalam pertempuran,
  • Serta lokasi penting lainnya tempat berlangsungnya pertempuran.

Tur ini mencakup transportasi dengan bus, serta sarapan dan kudapan. Perpaduan mendalam antara perenungan, sejarah, dan pembelajaran langsung ini wajib ditambahkan ke daftar kegiatan Anda di Madinah.

Tur Perang Madinah

Tur Perang Madinah

Saksikan lokasi tempat keberanian, strategi, dan pengorbanan membentuk sejarah Islam.

Tur berpemandu selama 4 jam ini membawa Anda ke berbagai lokasi penting yang dahulu menjadi saksi bentrokan pasukan dan semangat keimanan. Jelajahi medan pertempuran bersejarah seperti Perang Uhud, Perang Khandaq, serta pertempuran dengan suku Banu An-Nadir dan Banu Qaynuqa.

Lokasi-lokasi penting dalam sejarah ini memberikan wawasan bermakna tentang perjuangan yang dihadapi umat Islam pada masa awal dan peristiwa penting yang membentuk kekuatan serta keteguhan mereka.

Tur ini mencakup transportasi serta hidangan selama perjalanan, sehingga Anda dapat mencicipi beragam kuliner lokal paling lezat di kawasan ini sambil merenungkan sejarahnya yang kaya.

Belanja di Madinah

Belanja di Madinah

Madinah menawarkan perpaduan menarik antara pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional. Anda akan menemukan merek internasional, produk khas setempat, dan banyak pilihan lainnya, menjadikannya tempat belanja yang memadukan gaya dan budaya.

Aliat Mall – Kinan

Aliat Mall – Kinan

2.9 km dari Al Masjid an Nabawi

Petunjuk arah

Terletak di dekat Masjid Nabawi, Aliat Mall menonjol dengan desain arsitektur modern dan suasana belanja yang semarak. Bangunannya yang elegan serta tata ruangnya yang nyaman menjadikannya tempat populer bagi warga setempat maupun pengunjung.

Pusat perbelanjaan ini memiliki beragam merek internasional dan regional, termasuk Hyper Panda, SACO, Extra, Home Centre, dan Toys R Us, serta peritel fesyen seperti H&M, Mango, dan Max. Pengunjung dapat memilih dari lebih dari 347 toko.

Aliat Mall bukan sekadar pusat perbelanjaan. Tersedia pula beragam pilihan tempat makan, dari tempat makan kasual hingga gerai makanan cepat saji ternama seperti AlBaik, Romaway, Starbucks, McDonald's, KFC, dan Burger King. Untuk keluarga, tersedia zona hiburan dan area permainan anak-anak, menjadikannya destinasi lengkap untuk berbelanja, bersantap, dan bersantai.

Al Rashid Mega Mall

Al Rashid Mega Mall

4.5 km dari Al Masjid an Nabawi

Petunjuk arah

Terletak di Second Ring Road (King Abdullah Road), Al Rashid Mega Mall adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan tersibuk di Madinah, dengan beragam pilihan belanja, bersantap, dan hiburan bagi pengunjung segala usia.

Pusat perbelanjaan ini memiliki beragam toko merek mewah dan internasional, yang menarik para pencinta fesyen dan pengikut tren. Area pujasera yang luas menawarkan beragam masakan untuk memenuhi selera Anda, sementara area bermain dalam ruangan memastikan anak-anak tetap terhibur selama berkunjung.

Bagi pencinta film, pusat perbelanjaan ini juga memiliki bioskop modern yang menayangkan film-film terbaru dalam suasana nyaman dan bergaya. Baik untuk berbelanja, bersantap, maupun menikmati waktu bersama keluarga, Al Rashid Mega Mall menawarkan pengalaman lengkap dan menyenangkan.

Pasar Kurma dan Bazar Lama

Pasar Kurma dan Bazar Lama

Tempat yang wajib dikunjungi bagi Anda yang ingin merasakan suasana tempo dulu dan pasar tradisional Arab Saudi. Anda dapat berbelanja suvenir atau hadiah yang indah, rempah-rempah, dan kurma (dari Souq Al Tumair, tempat Anda bisa menemukan kurma berkualitas terbaik dalam beragam jenis), serta mencoba berbagai hal unik di sekitar Anda!

Tempat Makan dan Kuliner

Tempat Makan dan Kuliner

Seberagam sejarahnya dan semegah tradisi budayanya, Madinah juga memiliki dunia kuliner kelas atas. Pastikan Anda mencoba restoran berikut:

  • Sauce Boss:
    Restoran cepat saji yang terletak di Museum Taman As Safiyah di Madinah ini menyajikan burger dengan patty daging sapi atau ayam, dilengkapi saus spesial seperti saus krim rahasia, perpaduan pedas-manis yang menggigit, saus ringan yang segar, dan lainnya untuk menyempurnakan cita rasa. Anda juga dapat menikmati kentang goreng atau burger smash dari menunya. Hidangan penutup seperti kunafa dengan muffin cokelat akan melengkapi santapan Anda!
  • Swiss Butter:
    Hanya berjarak 5 menit berkendara dari Masjid Nabawi, restoran Prancis Swiss Butter ini terkenal dengan hidangan steak andalannya. Beberapa menu terbaiknya adalah fillet sapi, dada ayam, dan salmon, disajikan dengan saus Swiss Butter rahasia mereka. Mereka juga menyediakan mocktail dan mojito di antara beragam pilihan minumannya.
  • Cacao and More:
    Restoran bergaya kafe Cacao and More ini merupakan tempat elegan dan indah yang terletak di lantai 2 Garden Plaza. Menunya menyajikan masakan internasional, seperti Amerika, Italia, dan Spanyol, serta pilihan vegetarian. Baik untuk rehat minum teh sejenak maupun menikmati kudapan manis, kunjungi tempat ini dan biarkan pesonanya memikat Anda.
Hiburan

Hiburan

Madinah menawarkan beragam taman dengan pemandangan indah dan tempat rekreasi, sehingga Anda dapat menikmati hari yang santai di tengah alam atau berwisata seru dengan wahana dan kegiatan ramah keluarga.

Taman Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz

Taman Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz

Terletak di Uthman bin Affan Road, dekat Gunung Uhud, taman dengan lanskap yang indah ini menjadi tempat populer bagi keluarga dan anak-anak.

Berbagai fasilitas menarik seperti rumah kelinci, area mengamati burung, dan wahana seru menciptakan suasana menyenangkan bagi pengunjung cilik. Ditambah kios es krim dan ruang terbuka hijau, tak heran taman ini menjadi tempat rekreasi favorit wisatawan maupun warga setempat di Madinah.

Fun World

Fun World

Berada di dalam Al Qarrat Mall, Fun World merupakan salah satu pusat hiburan dalam ruangan dengan peringkat tertinggi untuk anak-anak di Madinah, dengan rating mengesankan 4,6 bintang di Google Reviews.

Tempat ini menawarkan wahana seru, permainan arkade, dan beragam atraksi interaktif yang sangat disukai anak-anak. Ini pilihan sempurna bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu berkualitas di dalam ruangan, terutama saat cuaca lebih panas.

Taman Pusat King Fahd

Taman Pusat King Fahd

Salah satu taman terbesar di Madinah, dengan jalur pejalan kaki, area piknik, taman bermain anak-anak, dan taman-taman yang ditata dengan indah. Ideal untuk rekreasi keluarga dan jalan-jalan sore.

Al Hokair Time

Al Hokair Time

Pusat hiburan penuh warna di kota ini yang memadukan wahana, permainan video, dan area bermain empuk—populer di kalangan anak-anak dari segala usia dan kerap berada di dalam mal.

Zona Hiburan Taibah Markets

Zona Hiburan Taibah Markets

Berada di dekat Masjid Nabawi, area ini memiliki arena permainan kecil, tempat jajan yang menyenangkan, dan toko mainan, sehingga anak-anak dapat menikmati hiburan sementara orang dewasa menjelajahi pilihan belanja di sekitarnya.

Al Rashid Mega Mall – Bioskop & Area Bermain

Al Rashid Mega Mall – Bioskop & Area Bermain

4.5 km dari Al Masjid an Nabawi

Petunjuk arah

Selain menawarkan pengalaman berbelanja, Al Rashid Mall juga memiliki bioskop dan area bermain dalam ruangan dengan wahana seru, menjadikannya pilihan hiburan lengkap untuk keluarga.

Perjalanan Sehari dari Madinah

Perjalanan Sehari dari Madinah

Jauhkan diri sejenak dari hiruk-pikuk Madinah dan lakukan perjalanan sehari untuk menjelajahi beberapa destinasi paling memikat dan unik di kawasan ini. Baik Anda tertarik pada misteri, sejarah, maupun keindahan alam, perjalanan ini menawarkan sesuatu untuk semua orang. Pilih moda transportasi yang Anda sukai, lalu bersiaplah untuk perjalanan yang berkesan!

Wadi E Jinn (Lembah Jin)

Wadi E Jinn (Lembah Jin)

30 km dari Al Masjid an Nabawi

Petunjuk arah

(30 km dari Madinah)
Selami misteri Wadi E Jinn, tempat yang terkenal dengan kejadian-kejadian aneh dan membingungkan. Dikenal sebagai "Lembah Jin" dalam budaya Islam, kawasan ini konon dihuni oleh makhluk gaib (jin). Pengunjung dibuat takjub oleh fenomena mobil yang seolah-olah bergerak menanjak tanpa mesin dan air yang mengalir ke arah berlawanan.

Legenda setempat menyebutkan bahwa jin pernah berada di sini, khususnya di dekat Masjid E Jinn, tempat mereka diyakini mendengarkan bacaan Al-Quran oleh Nabi Muhammad SAW. Sebagian orang mengaitkan kejadian aneh ini dengan medan magnet dan kekuatan alam, tetapi lembah ini tetap menjadi destinasi memikat bagi mereka yang penasaran dengan keajaiban alam sekaligus misteri.

Yanbu

Yanbu

(3 jam berkendara dari Madinah)
Untuk menikmati hari yang cerah, suasana laut, dan relaksasi, kunjungi Yanbu, kota pelabuhan yang indah di sepanjang Laut Merah. Terkenal dengan pantainya yang masih alami dan terumbu karangnya yang semarak, kota ini merupakan surga bagi penggemar snorkeling dan menyelam.

Suasana Yanbu yang tenang, dilengkapi resor kelas atas dan hidangan laut yang menggugah selera, menjadikannya tempat liburan sempurna dari kota. Baik bersantai di pantai, menjelajahi dunia bawah laut, maupun menikmati hidangan laut segar setempat, Yanbu menjanjikan pelarian yang menyegarkan dan pengalaman tak terlupakan.

Al Ula

AlUla

(Sekitar 4-5 jam berkendara dari Madinah)
Kembali ke masa lampau dengan mengunjungi Al Ula, situs arkeologi yang kaya peninggalan dan terletak di utara Madinah. Terkenal dengan formasi batuan yang menakjubkan dan makam-makam kuno, Al Ula merupakan rumah bagi Mada'in Saleh (Al-Hijr), situs Warisan Dunia UNESCO.

Situs ini menampilkan arsitektur Nabatea yang memukau dan fasad batu berukir rumit, menawarkan sekilas gambaran langka tentang sejarah peradaban awal. Baik Anda tertarik pada arkeologi maupun sekadar mengagumi keindahan alam, Al Ula akan membuat Anda takjub akan warisan budayanya yang kaya dan lanskapnya yang memesona.

Gunung Uhud

Gunung Uhud

(6 km dari Madinah)
Tak jauh dari Madinah, Gunung Uhud memiliki arti penting bagi umat Islam sebagai lokasi Perang Uhud yang terkenal, tempat Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya mempertahankan Madinah dalam perang besar kedua dalam sejarah Islam.

Gunung ini memberi pengunjung kesempatan untuk merenungkan peristiwa bersejarah tersebut dan mengunjungi Pemakaman Syuhada, tempat mereka yang gugur dalam perang dimakamkan. Suasana yang tenang dan pemandangan kawasan yang membentang luas menjadikannya tempat ideal untuk refleksi spiritual maupun penjelajahan alam terbuka.

Resor Selam Laut Merah (Utara Yanbu)

Resor Selam Laut Merah (Utara Yanbu)

(Sekitar 4-5 jam dari Madinah)
Bagi pencari petualangan, Resor Selam Laut Merah di dekat Yanbu menawarkan kesempatan seru untuk menjelajahi salah satu ekosistem bawah laut paling alami di dunia.

Perairannya yang jernih berwarna biru kehijauan menjadi habitat bagi beragam biota laut dan terumbu karang yang semarak, menjadikannya destinasi unggulan untuk snorkeling, menyelam, dan olahraga air. Baik Anda penyelam berpengalaman maupun pemula, perairan Laut Merah yang tenang menyediakan lingkungan ideal untuk menjelajahi laut. Dengan akomodasi mewah, resor ini menawarkan keseimbangan sempurna antara petualangan dan relaksasi.

Hotel dekat Al Masjid an Nabawi

Hotel dekat

Masjid Nabawi

Lihat harga