
Jalani hari yang dipenuhi spiritualitas, sejarah, pasar yang semarak, dan cita rasa yang tak terlupakan di salah satu kota paling dicintai dalam Islam.
Madinah terletak di kawasan Hijaz, Arab Saudi dan merupakan salah satu kota paling suci dalam Islam. Di kota ini terdapat makam Nabi Muhammad SAW di dalam Masjid Nabawi. Madinah dikenal dengan warisan Islamnya yang kaya, suasananya yang damai, perkebunan kurma, serta beragam tempat wisata yang menarik para jemaah dan pelancong dari seluruh dunia.
Sehari di Madinah bisa diisi dengan menjelajahi tempat-tempat bersejarah seperti Masjid Quba Madinah, Gunung Uhud, dan Masjid Qiblatain, menyusuri pasar yang ramai seperti Pasar Quba dan Souq al Tumor, menikmati suasana tradisional kota, atau bersantai di ruang terbuka hijau seperti Taman Jabal Uhud dan Taman King Fahd.
Setelah seharian menjelajah, ragam kuliner Madinah—mulai dari hidangan Timur Tengah hingga masakan internasional dan makanan penutup yang lezat—menjadi pilihan sempurna untuk mengakhiri hari.
Berikut panduan sehari menjelajahi Madinah yang menyoroti tempat-tempat wisata terkenal, museum, masjid, pasar tradisional, restoran, dan lainnya.
Pagi

6:00 AMSalat Subuh di Masjid Nabawi
Awali hari di Madinah dengan mengunjungi Masjid Nabawi dan menunaikan salat Subuh. Saat azan berkumandang di seluruh penjuru kota, para jemaah berkumpul dan memenuhi halaman masjid yang megah. Suasana pagi yang tenang menghadirkan awal hari yang damai dan penuh perenungan.

8:00 AMSarapan di Restoran Falafelji
Setelah salat Subuh di Masjid Nabawi, lanjutkan pagi dengan sarapan di salah satu tempat makan lokal di Madinah.
Restoran Falafelji adalah tempat santai yang terkenal dengan hidangan Timur Tengah autentik. Menunya mencakup kacang fava yang baru dimasak, falafel renyah, hummus, dan fattah, yang biasanya disajikan dengan roti hangat dan acar bercita rasa asam. Hidangan tradisional seperti tabbouleh, kibbeh Levant, dan daun anggur isi juga tersedia, menjadikannya salah satu tempat sarapan paling populer di Madinah.
Kopi Spesialti TOLS
Untuk pilihan yang lebih ringan, TOLS Specialty Coffee menawarkan suasana modern dan santai, sehingga cocok untuk menikmati kopi atau teh pada pagi hari.

Bloom Roaster
Pilihan menarik lainnya adalah Bloom Roaster, yang menyajikan roti lapis segar, hidangan bercita rasa jeruk, serta panekuk dengan taburan cokelat dan kacang. Kafe ini juga menyediakan beragam pilihan kopi panas dan dingin yang cocok dinikmati bersama pastri Timur maupun Barat.
9:30 AM12:00 PM: Menjelajah Menjelang Siang
Setelah sarapan, gunakan waktu menjelang siang untuk menjelajahi beberapa situs bersejarah terpenting di Madinah.

Masjid Quba Madinah
3.1 km dari Al Masjid an Nabawi
Petunjuk arahMasjid Quba Madinahhh berjarak sekitar 3 kilometer dari Masjid Nabawi dan dikenal sebagai masjid pertama yang dibangun dalam Islam. Masjid ini didirikan pada masa hidup Nabi Muhammad SAW, yang meletakkan batu pertamanya sendiri, lalu pembangunannya diselesaikan oleh para sahabat beliau.
Masjid ini memiliki kubah-kubah putih, lengkungan yang anggun, dan ruang salat yang luas, memadukan arsitektur tradisional dengan renovasi modern. Kompleksnya juga mencakup taman, air mancur, dan halaman yang teduh, menciptakan suasana damai bagi para pengunjung.
Nabi Muhammad SAW sering mengunjungi masjid ini dan menyebutkan bahwa salat 2 rakaat di Masjid Quba berpahala seperti Umrah.


Masjid Qiblatain
Masjid Qiblatain, yang juga dikenal sebagai Masjid al Qiblatain, terletak sekitar 5 kilometer di barat laut Masjid Nabawi. Masjid ini memiliki nilai sejarah penting karena di sinilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah untuk mengubah arah salat (kiblat) dari Yerusalem ke Ka'bah di Makkah.
Masjid ini memiliki 2 mihrab yang melambangkan 2 arah salat. Bangunannya mencakup lengkungan putih, 2 kubah, dan ruang salat luas dengan pencahayaan alami, serta area salat terpisah untuk pria dan wanita.
Foto: Diego Delso, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons.

Gunung Uhud
Gunung Uhud terletak di utara Madinah, dengan ketinggian sekitar 1.077 meter dan panjang 7,5 kilometer. Gunung ini terkenal sebagai lokasi Perang Uhud, yang berlangsung pada 625 M antara kaum Muslimin Madinah dan kaum Quraisy Makkah.
Pengunjung kerap berziarah ke Pemakaman Syuhada, tempat Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib radhiyallahu 'anhu, paman Nabi Muhammad SAW, dan para sahabat lainnya yang gugur dalam perang tersebut dimakamkan.
Di dekatnya, pengunjung juga dapat mendaki Jabal al Rumah (Bukit Pemanah) untuk menikmati pemandangan dataran di sekitarnya dan medan perang bersejarah.
12:30 PMMakan Siang
Setelah menjelajahi tempat-tempat bersejarah di kota ini, nikmati makan siang di salah satu dari sekian banyak restoran di Madinah.

Restoran Cina Shing Yang
Berlokasi di King Abdullah Branch Road, restoran ini menawarkan pengalaman bersantap masakan Cina dengan hidangan seperti dim sum, pangsit, hidangan laut, mi, sup, dan sushi.

Tokushi
Untuk masakan Jepang, Tokushi menyediakan menu sushi, pilihan vegetarian, dan hidangan khas Jepang.

Hardee’s dan Al Baik
Untuk makanan cepat saji halal, Hardee’s menyajikan burger dan hidangan bergaya Amerika, sedangkan Al Baik terkenal di seluruh Arab Saudi dengan ayam goreng broasted, udang, dan saus khasnya.
2:00 PMMuseum pada Sore Hari
Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk menjelajahi museum-museum di Madinah dan mengenal warisannya.

Museum Dar Al Madinah
Didirikan pada 1955, Museum Dar Al Madinah mengajak pengunjung menelusuri masa lalu kota ini. Pamerannya mencakup miniatur Masjid Nabawi, suasana jalanan awal abad ke-20, rumah tradisional, serta artefak bersejarah seperti teko kopi dan sajadah.
Galeri Seni Al-Madinah
Berlokasi di Taman King Fahd, galeri seluas 8.200 meter persegi ini dibuka pada 2018 dan memamerkan seni kontemporer dari Madinah dan kawasan Hijaz. Pengunjung dapat melihat fotografi, patung, kaligrafi Islam, dan instalasi yang terinspirasi oleh tradisi spiritual dan arsitektur Madinah.

Museum Masjid Nabawi
Terletak di kompleks Masjid Nabawi, museum ini menyoroti perkembangan arsitektur dan sejarah masjid. Pamerannya mencakup maket, manuskrip, artefak bersejarah, dan foto yang menggambarkan perubahan situs suci ini selama berabad-abad.

4:00 PMMenjelajahi Pasar Tradisional Madinah
Pasar tradisional Madinah memberikan gambaran autentik tentang budaya setempat.

Pasar Quba
3.1 km dari Al Masjid an Nabawi
Petunjuk arahTerletak di dekat Masjid Nabawi, Pasar Quba menawarkan abaya, suvenir, kerajinan tembaga, dan perlengkapan rumah tangga, serta kios-kios makanan kaki lima.

Pasar Al Qomashah
Pasar ini juga dikenal sebagai Pasar Suwaiqah. Usianya sudah lebih dari 400 tahun dan di sini tersedia keramik, perhiasan emas, serta kain buatan tangan.

Pasar Kurma
Pasar kurma yang terkenal ini menawarkan beragam jenis kurma, sehingga menjadi tempat yang sempurna untuk membeli kurma Ajwa dan kurma premium lainnya.
5:00 PMMenikmati Taman-Taman Madinah pada Sore Hari
Setelah menjalani hari yang sibuk, bersantailah di salah satu taman kota yang tenang.

Taman King Fahd rahimahullah
Terletak 5 kilometer di selatan Masjid Nabawi, taman luas ini memiliki jalur pejalan kaki, danau buatan, air mancur, taman bermain, dan kebun, sehingga ideal untuk keluarga.

Taman Jabal Uhud
Terletak di dekat Gunung Uhud, taman ini memiliki hamparan rumput yang hijau, pohon-pohon palem, serta pemandangan gunung yang indah, menciptakan suasana tenang bagi para pengunjung.
7:00 PMMakan Malam
Akhiri hari Anda dengan makan malam yang berkesan.

Restoran Arabesque
Terletak di dalam Hotel Shaza Al Madinah, restoran ini menyajikan hidangan Timur Tengah dan internasional, termasuk kebab panggang, shawarma, kue-kue, serta hidangan penutup seperti kunafa.

Swiss Butter
Restoran steak populer yang terkenal dengan filet salmon, filet daging sapi, dan dada ayam yang disajikan dengan saus mentega khas Swiss.

Memaz
Memaz menyajikan hidangan Mediterania dan Timur Tengah dengan sentuhan Turki dan Lebanon, termasuk salad, hidangan panggang, pizza, dan hidangan penutup.
Nikmati Madinah dengan mudah—pilih dari daftar hotel unggulan pilihan kami dan pesan penginapan Anda hari ini.








