Arab Saudi, dengan budaya yang semarak, sejarah yang kaya, dan pemandangan alam yang memukau, memiliki daya tarik tersendiri yang memikat banyak pengunjung. Sebelum berangkat, penting untuk memahami aturan berpakaian di Arab Saudi, mengingat lingkungan gurun yang keras dan aturan busana tradisional di negara ini.
Di Arab Saudi, laki-laki dan perempuan mengikuti norma sosial yang berbeda, jadi penting untuk berpakaian dengan pantas demi menghormati adat dan kepekaan setempat. Secara tradisional, perempuan mengenakan abaya—jubah panjang yang longgar—serta kerudung hitam dan niqab di tempat umum. Namun, dengan perubahan baru-baru ini yang dipelopori Putra Mahkota, perempuan kini memiliki kebebasan lebih dalam berpakaian.
Laki-laki memiliki aturan berpakaian yang tidak terlalu ketat, tetapi tetap perlu mengikuti pedoman tertentu di tempat umum. Agar perjalanan Anda lebih nyaman dan tetap menghormati adat setempat, kenali aturan berpakaian di Arab Saudi sebelum berkunjung. Simak tips berikut agar kunjungan Anda menyenangkan dan sesuai dengan adat setempat.

Pakaian untuk Pengunjung Perempuan
Pada 2019, aturan kesusilaan publik yang baru di Arab Saudi mengizinkan pengunjung mengenakan beberapa jenis pakaian bergaya Barat. Kerudung tradisional dan abaya tidak lagi diwajibkan sebagai aturan berpakaian bagi perempuan di Arab Saudi.
Namun, pakaian yang terlalu ketat, atasan yang terlalu terbuka, atau rok pendek mungkin masih menuai kritik di tempat umum. Wisatawan perempuan sebaiknya memilih pakaian longgar atau pakaian yang menutupi kaki dan bahu. Berikut panduan berpakaian untuk perempuan:
- Kemeja Katun Longgar
Bagi pengunjung Arab Saudi, pakaian penting yang perlu dibawa antara lain kemeja linen atau katun yang sejuk, idealnya dengan beragam desain, warna, dan bahan. Pada siang hari, kemeja ini dapat dipadukan dengan legging, celana berkaki lebar, atau rok midi agar nyaman saat menjelajah.
Pada malam hari, padukan dengan rok maxi yang berkibar dan alas kaki yang sesuai, atau tetap kenakan celana berkaki lebar. Untuk menghadapi cuaca negara ini yang panas dan sering kali lembap, pastikan kemeja longgar Anda berbahan sejuk dan nyaman dipakai.
- Gaun Maxi Panjang yang Berkibar
Agar tampil menonjol di tengah lanskap gurun dan batu pasir Arab Saudi, bawalah gaun maxi berwarna cerah dengan potongan yang berkibar. Pilih gaun maxi berlengan longgar dan berkibar agar lebih nyaman. Dahulu, lengan panjang dan kerah tinggi merupakan pilihan umum, tetapi pada 2024, lengan yang lebih pendek dan kerah yang lebih rendah mulai lebih diterima.
- Jumpsuit
Untuk menikmati malam di salah satu restoran trendi di kota, seperti Billionaire, Hakkasan, atau LMP, jumpsuit adalah pilihan yang tepat. Padukan dengan sepatu bergaya untuk menyempurnakan penampilan dan hindari pakaian yang terlalu memperlihatkan bahu atau dada.
- Celana
Saat mengunjungi Arab Saudi, pilih legging yang panjangnya di bawah lutut daripada celana pendek olahraga. Legging cocok untuk wisata, trekking, dan menjelajahi situs bersejarah di negara ini. Meskipun legging terasa ketat, Anda tetap dapat memakainya dengan nyaman jika dipadukan dengan kemeja atau atasan longgar yang menutupi punggung bawah.
- Setelan Senada
Mengenakan setelan senada yang santai adalah kunci untuk mengikuti standar berpakaian di Arab Saudi sambil tetap tampil bergaya. Untuk penampilan siang yang anggun, pilih setelan hitam putih sederhana.
Pada malam hari, tampilkan gaya yang lebih menarik dengan motif dan warna cerah. Pilih celana longgar dan masukkan atasan ke dalamnya, atau kenakan bawahan yang lebih ketat jika kemejanya longgar dan tidak dimasukkan.
- Celana Denim
Saat bepergian ke Arab Saudi, bawalah celana jins karena serbaguna dan hangat, sehingga cocok untuk musim dingin gurun yang lebih sejuk. Untuk tampilan bergaya, masukkan kaus ke dalam celana jins model mom atau celana longgar. Jika mengenakan celana jins ketat, padukan dengan atasan yang menutupi punggung agar lebih nyaman dan sopan.
- Pakaian Pantai dan Baju Renang
Di Arab Saudi, meskipun ada banyak aturan dan kebiasaan berpakaian yang perlu diikuti, pengunjung dapat mengenakan pakaian yang lebih santai saat berada di dalam resor. Di resor gurun mewah yang menyediakan kolam renang luar ruangan untuk laki-laki dan perempuan, tamu boleh mengenakan bikini, baju renang, celana pendek, dan pakaian bertali tipis.
- Alas Kaki
Di Arab Saudi, tidak ada aturan atau persyaratan berpakaian khusus terkait alas kaki. Anda bebas memilih dan mengenakan jenis sepatu apa pun yang Anda sukai—baik sandal berujung terbuka, sepatu bot, sepatu olahraga, sepatu hak tinggi, sandal jepit bertali, maupun model lainnya.
- Aksesori
Bagi yang merasa aturan berpakaian agak membatasi, mengekspresikan diri melalui perhiasan dan aksesori yang mencolok merupakan pilihan yang sangat bagus. Sempurnakan penampilan dengan anting-anting yang mencuri perhatian atau pilih tas tangan maupun tas jinjing berwarna cerah yang mencolok, cocok untuk membawa barang-barang penting saat menjelajahi kota.
- Abaya
Meskipun aturan berpakaian bagi perempuan di Arab Saudi, termasuk mengenakan abaya, tidak lagi diwajibkan, sebagian wisatawan mungkin merasa lebih nyaman membawa abaya untuk dikenakan saat ragu menentukan pakaian yang sesuai.
Abaya bergaya dan menyanjung bentuk tubuh, sehingga memudahkan Anda memilih pakaian selama berkunjung ke Arab Saudi. Anda dapat membeli abaya terlebih dahulu di toko-toko di kawasan Teluk atau secara daring, atau mengunjungi berbagai toko abaya di Arab Saudi yang menyediakan pilihan untuk semua anggaran.

Pakaian untuk Pengunjung Laki-Laki
Meskipun tidak ada aturan berpakaian wajib bagi laki-laki di Arab Saudi, penting untuk selalu menutupi kaki dan bahu. Wisatawan laki-laki sebaiknya menghindari celana pendek atau kemeja tanpa lengan di tempat umum.
Pakaian kasual seperti kaus dan celana panjang pantas dikenakan sehari-hari di suasana nonformal. Pastikan kaus tidak memuat gambar atau tulisan yang menyinggung atau berpotensi menimbulkan kontroversi. Pengunjung harus selalu mengenakan atasan di tempat umum.







