
Sarapan di Madinah beragam, mulai dari kedai Hijaz yang menyajikan foul dengan tamees hingga restoran Yaman dan kafe untuk menikmati kopi, pastri, atau kudapan ringan. Beberapa kedai tradisional buka sekitar pukul 4 pagi, dan banyak yang berada di jalan-jalan kecil di balik deretan fasad hotel. Foul bisa disajikan dengan telur, krim keju, atau cabai.
Waktu salat memengaruhi rutinitas pagi. Restoran tutup sebentar setiap kali azan berkumandang, jadi usahakan makan 20 hingga 30 menit sebelum azan atau tunggu sekitar 15 menit setelah salat selesai. Berikut 11 pilihan, mulai dari yang dekat Masjid Nabawi hingga kawasan Quba.
Abu Zaid
Abu Zaid dikenal di Arab Saudi sebagai tempat sarapan Yaman. Para pengulas menyebut hidangan seperti foul, areeka, ma'soob, dan mutabbaq, yang menawarkan pengenalan beragam terhadap kuliner ini. Sarapan Yaman di Madinah juga bisa mencakup adas, shakshouka, kibda, dan teh Adani.
Restoran ini berjarak sekitar tujuh menit berkendara dari Masjid Nabawi. Tempat duduknya kasual dan sederhana, serta bisa ramai pada jam sibuk. Area parkir mungkin terbatas, jadi pertimbangkan hal ini jika bepergian dengan mobil.
Al Qarmoshi
Al Qarmoshi adalah tempat sarapan Yaman dan salah satu nama lama di kategori ini, bersama Abu Zaid. Tempat ini bisa menjadi pilihan jika Anda mencari sarapan tradisional, bukan suasana kafe untuk memulai hari.
Restoran ini berjarak sekitar 16 menit berkendara dari Masjid Nabawi, dekat Masjid Dzul Hulaifah, yang juga dikenal sebagai Abyar Ali. Lokasinya terpisah dari kawasan masjid pusat, jadi rencanakan sarapan sesuai dengan tujuan Anda setelahnya.

Shoaib
Shoaib menyajikan sarapan Yaman modern di Jalan Sultanah, dekat Masjid Qiblatain. Seorang pengulas memesan adas, foul, dan ma'soob, serta mutabbaq isi krim keju dan teh Adani. Kibda dan shakshouka juga tersedia dalam menu.
Restoran ini memiliki area lantai atas terbuka tanpa ruang khusus keluarga; pengunjung bisa duduk di mana saja. Lokasinya berjarak empat menit berjalan kaki dari halte Sultanah untuk bus wisata keliling kota. Menunya menyediakan banyak pilihan untuk berbagi berbagai hidangan Yaman.
Abu Osaid
Abu Osaid adalah tempat sarapan Yaman modern di kawasan Quba. Tempat ini bisa menjadi pilihan praktis jika Anda berkunjung ke Masjid Quba Madinah pada pagi hari dan ingin sarapan di dekatnya.
Sarapan Yaman dikenal dengan hidangan yang mengenyangkan, termasuk foul dan lentil, serta hidangan seperti ma'soob dan mutabbaq. Jika berkunjung ke kawasan ini pada pagi hari, pilihan ini memungkinkan Anda sarapan sekaligus menjalankan rencana di bagian Madinah yang sama.
Kedai Kopi dan Roastery Kiffa
Kiffa sangat dekat dengan Gerbang 333 Masjid Nabawi, sehingga cocok untuk singgah menikmati kopi atau kudapan manis di dekatnya. Pilihan minumannya mencakup Spanish latte, cold brew, affogato, dan kopi seduh spesial. Biji kopi juga tersedia untuk dibawa pulang.
Pilihan hidangan penutupnya meliputi Lavender Cheesecake dan Umm Ali French Toast. Karena itu, Kiffa bisa menjadi pilihan untuk sarapan agak siang atau menikmati kudapan manis bersama kopi, alih-alih sarapan tradisional di kedai. Salah satu daftar lokasi mencantumkan alamatnya di Jalan King Abdullah.
Row Cafe
Salah satu cabang Row Cafe sangat dekat dengan Kiffa dan Masjid Nabawi. Kafe ini dikenal dengan kukis Ajwa, sedangkan pilihan sandwich-nya mencakup kalkun, halloumi, dan tuna. Minuman dingin seperti es teh rosela menjadi alternatif menyegarkan selain kopi.
Row Farm adalah cabang terpisah yang berjarak sekitar lima menit berkendara dari Masjid Quba. Tempat ini memiliki teras luar ruangan yang dikelilingi pohon palem, sehingga suasananya berbeda dari cabang di pusat kota. Kedua lokasi cocok dikunjungi pada waktu yang berbeda selama berada di Madinah.
Namq Cafe
Namq Cafe berada di Sultana Gardens Mall, dekat Universitas Islam Madinah, dan buka 24 jam sehari. Jam operasional sepanjang hari dan malam ini bisa berguna jika jadwal pagi Anda tidak sesuai dengan rutinitas kafe pada umumnya.
Minumannya mencakup pilihan spesial seperti passion fruit cortado dan flat white, serta kopi Saudi. Croissant dan kue juga tersedia, memberi Anda pilihan untuk sarapan ringan atau rehat minum kopi. Lokasinya menjadikannya tempat singgah yang praktis di sekitar kawasan universitas.
Raslania
Raslania buka 24 jam sehari dan berfokus pada kopi Saudi serta kurma. Kopi disajikan bersama kurma, termasuk Ajwa dan Medjool, dalam teko bergaya dallah. Ajwa adalah varietas kurma Madinah yang paling dikenal sebagai ciri khas kota ini, dan kurma dengan kopi Saudi merupakan paduan lokal yang sederhana.
Untuk pilihan yang berbeda, Raslania latte khasnya dibumbui kapulaga; Saudi coconut latte juga bisa dicoba. Sebagai tempat untuk menikmati kopi dan kurma, Raslania cocok untuk memulai hari dengan santai atau beristirahat sejenak di sela-sela rencana lainnya.
Soul Specialty Coffee
Soul Specialty Coffee terletak tepat di luar Taman Pusat King Fahd. Pilihan kopinya mencakup kopi Saudi, kopi saring V60 yang disajikan panas atau dingin, dan Spanish latte.
Tersedia pastri untuk menikmati kopi dengan lebih mengenyangkan, termasuk donat cokelat thyme dan cheesecake delima. Perpaduan kopi seduh dan kue manis menjadikan Soul pilihan jika Anda ingin mencoba sesuatu yang berbeda dari sarapan Yaman lengkap. Lokasinya tepat di luar taman menjadi penanda yang memudahkan saat merencanakan kunjungan.
Coffematics
Coffematics memiliki cabang dekat Universitas Islam Madinah dan dekat Masjid Quba, sehingga berada di dua kawasan kota yang berbeda. Pilihan minumannya beragam, mulai dari kopi Turki dan ice drip hingga cortado dan mocha.
Matcha juga tersedia, bersama brownies, kukis, dan kue. Sebuah ulasan menyebut stafnya ramah dan suka mengobrol, sehingga menambah suasana kafe. Pilihan cabangnya bisa cocok untuk berkunjung ke sekitar universitas atau singgah di kawasan Quba.
Kedai dan pasar Bengali di belakang Masjid Nabawi
Di belakang Masjid Nabawi, sekitar kawasan Gerbang King Fahd, pasar Bengali memiliki tempat yang menyajikan sarapan, makan siang, dan makan malam. Kedai-kedai kecil di sepanjang deretan ini menjual baleela, hidangan tradisional berbahan kacang arab, dan jus delima segar, serta es krim dan kebutuhan sehari-hari.
Antrean di kedai-kedai yang lebih dikenal bisa panjang, dan beberapa kedai hanya menerima uang tunai. Kawasan ini menawarkan pilihan bersantap yang lebih santai daripada di kafe atau restoran, dengan beberapa kedai kecil berdekatan. Sisihkan waktu lebih jika berkunjung ke kedai yang populer.
Jam operasional, menu, dan cabang bisa berubah, jadi pastikan informasinya melalui aplikasi peta sebelum berangkat. Beri kelonggaran waktu di sekitar azan, saat restoran tutup sebentar. Jika Anda berencana tinggal lebih lama, lihat hotel di Madinah untuk membantu mengatur kunjungan.
Pukul berapa tempat sarapan di Madinah buka?
Beberapa kedai sarapan Hijaz buka pagi-pagi, sekitar pukul 4 pagi, dan menyajikan foul dengan tamees. Jam buka berbeda-beda menurut tempat dan cabangnya.
Apakah ada tempat makan dekat Masjid Nabawi setelah Subuh?
Kedai Kopi dan Roastery Kiffa sangat dekat dengan Gerbang 333, sementara salah satu cabang Row Cafe berada sangat dekat dengan Masjid Nabawi. Restoran tutup sebentar di sekitar waktu setiap azan.
Seperti apa sarapan khas Yaman?
Sarapan Yaman bisa mencakup foul, adas (lentil), ma'soob, mutabbaq, shakshouka, dan kibda, ditemani teh Adani. Setiap restoran menawarkan kombinasi dan menu yang berbeda.
Tempat mana di Madinah yang buka 24 jam?
Namq Cafe dan Raslania tercatat buka 24 jam sehari. Jam operasional sepanjang hari dan malam menjadikan keduanya pilihan di luar jadwal sarapan pada umumnya.






