18 Jumadilawal 1448 H·29 Okt 2026·1:25 AM(Waktu Madinah)

Madinah Facts
Jelajahi Arab Saudi

10 Fakta Langka tentang Madinah, Arab Saudi, yang Perlu Diketahui Setiap Muslim

Dipublikasikan pada 4 menit baca

Oleh MedinaHotels.co

Destinasi
tanggal
Tamu 1 kamar, 2 dewasa, 0 anak
CARI

Madinah bukanlah kota biasa di Arab Saudi—kota ini menghadirkan ketenangan spiritual dan didatangi jutaan Muslim dari seluruh dunia untuk merasakannya. Madinah merupakan kota tersuci kedua dalam Islam setelah Makkah; setiap sudut dan jalannya menyimpan kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Kota ini dikenal sebagai "Kota yang Bercahaya," serta memiliki beragam tempat suci seperti Masjid Nabawi, Masjid Quba Madinah, Masjid Qiblatain, Gua Uhud, Taman Jabal Ahad, dan banyak lagi.

Berkunjung ke Madinah mungkin tidak wajib seperti Umrah atau Haji, tetapi mendatangkan keberkahan yang besar. Jadi, sebelum mengunjungi kota yang diberkahi ini, simak beberapa fakta langka tentang Madinah yang perlu diketahui sebelum merencanakan perjalanan.

Populasi Madinah

Populasi Madinah

Dengan populasi sekitar 1,5 juta jiwa, Madinah merupakan kota terpadat keempat di Arab Saudi. Meski jumlah penduduknya cukup besar, kota ini setiap tahun juga didatangi banyak sekali Muslim dari seluruh dunia.

Hijrah ke Madinah Menjadi Awal Kalender Hijriah

Hijrah ke Madinah Menjadi Awal Kalender Hijriah

Tahukah Anda bahwa kalender Islam (Hijriah) dimulai dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, sebuah peristiwa yang dikenal sebagai Hijrah? Peristiwa ini tidak hanya menandai titik balik penting dalam sejarah Islam, tetapi juga menjadi awal tahun kamariah yang baru.

Kalender Islam terdiri dari 12 bulan, dimulai dengan Muharam dan diakhiri dengan Zulhijah. Hijrah menandai dimulainya era baru bagi umat Islam, sekaligus melambangkan perjalanan fisik dan berdirinya negara Islam pertama di Madinah.

Nama Historis Madinah

Nama Historis Madinah

Sebelum hijrahnya Nabi Muhammad SAW, Madinah dikenal dengan nama Yatsrib. Setelah beliau tiba, kota ini disebut "Madinat an-Nabi" atau Madinah.

Madinah sebagai Tempat Peristirahatan Terakhir Nabi Muhammad SAW

Madinah sebagai Tempat Peristirahatan Terakhir Nabi Muhammad SAW

Madinah adalah lokasi Masjid Nabawi, masjid tempat Nabi Muhammad SAW dimakamkan. Selain Nabi Muhammad SAW, Madinah juga menjadi tempat peristirahatan terakhir banyak sahabat beliau yang terkemuka, yang dimakamkan di Pemakaman Jannat al-Baqi yang berada di dekatnya.

Pemakaman ini juga menjadi lokasi makam istri tercinta Nabi Muhammad SAW, Sayyidatina Aisyah radhiyallahu 'anha, serta makam para sahabat terkemuka lainnya. Kota ini memiliki makna spiritual yang sangat besar sehingga menjadi tujuan yang dihormati oleh Muslim di seluruh dunia.

Rasakan Semangat Madinah melalui Keramahtamahan yang Tulus!

Rasakan Semangat Madinah melalui Keramahtamahan yang Tulus!

Kota suci ini memiliki hotel-hotel berkelas dunia yang menawarkan pengalaman menginap istimewa bagi jemaah dan pengunjung, sehingga Anda dapat merasa seperti di rumah sendiri!

Tersedia hotel dengan harga terjangkau hingga akomodasi mewah bintang 5 seperti Zaha Al Munawara Hotel, M Platinum Hotel, Aljaad Madinah Hotel, Elaf Al Taqwa Hotel, dan lainnya, dengan akses mudah ke Masjid Nabawi. Setiap hotel berupaya menghormati ketenteraman kota ini dengan memberikan keberkahan, penghormatan, dan perhatian terbaik kepada para tamu.

Kota Masjid-Masjid yang Diberkahi

Kota Masjid-Masjid yang Diberkahi

Madinah bukan sekadar kota, melainkan tempat suci yang kaya akan spiritualitas dan warisan Islam. Cara terbaik untuk menjelajahinya adalah dengan mengunjungi masjid-masjid, karena itulah yang membuat Madinah terkenal!

Mulailah penjelajahan dari Masjid Nabawi yang menjadi pusat Madinah, lalu kunjungi Masjid Qiblatain dan Masjid Quba yang menenangkan. Masing-masing memiliki nilai tersendiri dalam warisan Islam dan menyambut jemaah serta pengunjung dengan suasana suci dan tenteram yang sungguh mengagumkan!

Selain itu, Masjid Nabawi dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dan kini dikenal sebagai masjid terbesar kedua di dunia. Saat masuk, Anda akan melihat halaman yang luas, dikelilingi arsitektur indah dengan detail rumit. Setiap sudutnya dipenuhi semangat ajaran dan pesan Nabi Muhammad SAW. Jangan lupa berkunjung ke Masjid Quba, masjid pertama dalam Islam!

Wahyu dan Surah-Surah yang Mulia

Wahyu dan Surah-Surah yang Mulia

Banyak dari kita tidak mengetahui fakta tentang Madinah ini: Nabi Muhammad SAW terus menerima wahyu dari Allah di Madinah. Dari 114 surah dalam Al-Qur'an, 28 di antaranya diturunkan di kota suci ini dan dikenal sebagai surah Madaniyah. Surah-surah ini menyampaikan pelajaran yang menyentuh hati dan tetap relevan hingga kini.

Kota untuk Merenung dan Berziarah - Tempat yang Juga Dapat Dikunjungi Non-Muslim!

Kota untuk Merenung dan Berziarah - Tempat yang Juga Dapat Dikunjungi Non-Muslim!

Madinah, kota dengan makna spiritual yang mendalam, tidak hanya menyambut Muslim dan jemaah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada non-Muslim untuk menjelajahi kekayaan warisan Islamnya dari kawasan pinggiran. Non-Muslim memang tidak dapat memasuki kawasan suci di sekitar Masjid Nabawi, tetapi mereka dapat mengagumi arsitektur kota yang memesona dan situs-situs bersejarah dari luar area masjid.

Bagi umat Islam, berkunjung ke Madinah dan salat di Masjid Nabawi merupakan tradisi yang sangat dicintai, khususnya setelah menunaikan Umrah atau Haji. Saat berkunjung, umat Islam biasanya menyampaikan selawat kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga hal ini menjadi bagian penting dari perjalanan ibadah dan wujud pengabdian yang bermakna.

Kurma - Harta Manis Madinah

Kurma - Harta Manis Madinah

Meski dikelilingi gurun, Madinah terkenal dengan produksi kurmanya yang istimewa dan berbeda dari tempat lain di dunia. Kota ini memiliki lebih dari 300 varietas kurma, sehingga kurma Madinah dikenal luas di seluruh dunia karena cita rasa dan kualitasnya yang tiada tara.

Di antaranya, kurma Ajwa menjadi varietas yang wajib dicoba. Rasanya sangat lezat dan kurma ini juga memiliki makna khusus dalam sejarah Islam, menjadikannya sajian istimewa yang bermakna bagi lidah maupun jiwa.

Bersantap di Madinah - Beberapa Tips untuk Pengalaman yang Lezat!

Saat bersantap di kota Madinah yang diberkahi, penting untuk menghormati adat istiadat setempat dan aturan makanan yang berlandaskan tradisi Islam. Salah satu hal penting adalah larangan mengonsumsi daging babi, sesuai dengan ketentuan makanan halal. Namun, Anda tidak perlu khawatir—kuliner Madinah menawarkan beragam pilihan lezat untuk memenuhi selera siapa pun.

Anda dapat menikmati hidangan daging domba beraroma rempah, ayam yang empuk dan berair, serta berbagai sajian khas setempat lainnya, yang semuanya diolah dengan racikan rempah dan herba khas daerah.

Bersantap di Madinah - Beberapa Tips untuk Pengalaman yang Lezat!

Hotel dekat Al Masjid an Nabawi

Hotel dekat

Masjid Nabawi

Lihat harga